by

Asosiasi Pekebun Kelapa Sawit Indonesia (ASPESI) Resmi Berdiri

Pontianak, Media Kalbar

Pada rapat perdana yang dihadiri perwakilan organisasi pendukung, koperasi dan perwakilan pekebun dari beberapa kabupaten pada hari Selasa 19 Juli 2022 di Markas Perjuangan Sawit Pontianak, telah berdiri satu asosiasi baru dari Kalbar yakni Asosiasi Pekebun Kelapa Sawit Indonesia yang disingkat ASPESI.

 

Disepakati saudara Agus Setiadi SE sebagai Ketua ASPESI, didampingi Sekretaris Edy Setiawan SH dan Bendahara Pdm Kolnatus Sugianto STh, M.Pd serta Hardiman N selaku Badan Pengawas.

Setelah aksi yang dilaksanakan beberapa hari kemaren, kami merasakan bahwa kita para pekebun sawit mesti memiliki ososiasi resmi yang benar-benar mengurus masalah persawitan sampai ke tingkat bawah. Tanpa adanya sebuah lembaga resmi yang berani pasang badan dan membumi ke bawah, rasanya kita para pekebun sawit dan masyarakat akan terus dipermainakan,” ujar ujar Pdm Kolnatus Sugianto, STh, MPd, perwakilan dari Landak. Saya selaku pekebun dan masyarakat mendukung penuh dibentuknya asosiasi ini agar kita punya rumah perjuangan tempat kita menyuarakan dan membela nasib petani/pekebun. Oleh karenanya, Saya hadir dari kampung sebagai bentuk dukungan dari kawan-kawan petani/pekebun atas inisiasi yang digagas oleh Bapak Agus Setiadi selaku penggerak aksi kemaren untuk membentuk asosiasi ini,” ujar pendeta yang juga pengurus Bala Pangayo Kalbar ini.

Hal senada juga disampaikan oleh perwakilan dari tanah kayong. Banyak persoalan-persoalan yang terjadi di masyarakat di kawasan perkebunan besar, sampai hari ini termasuk soal pola kemitraan inti plasma yang masih banyak bermasalah di Kalbar. Akan tetapi kita belum melihat ada organisasi/asosiasi petani atau pekebun sawit yang mau dan berani bersuara lantang apalagi pasang badan mengurus masalah tersebut,” tegas Marwan SP, perwakilan dari Ketapang. Dengan dibentuknya asosiasi ini diharapkan bisa mengakomodir aspirasi petani/pekebun dan masyarakat di sekitar kebun, sehingga keberadaan kebun sawit bisa benar-benar mensejahterakan. Oleh karena itu, saya mengajak kepada semua pekebun sawit, pengurus koperasi, dan kelompok tani/gapoktan sawit untuk bergabung dalam asosiasi ini,” terang pekebun yang juga pengurus koperasi sawit di Kecamatan Singkup ini.

Alhamdulillah saya ditunjuk dan dipercaya kawan-kawan pekebun sawit untuk memimpin asosiasi ini. Tentu perjuangan sawit ini bukan hanya milik suku agama tertentu, tapi semua suku dan agama serta bukan hanya milik kalbar atau kalimantan, tapi juga milik 70 juta rakyat se-Indonesia yang menggantungkan hidupnya pada komoditi sawit. Oleh karena itu, kita akan segera mengurus legalitas dalam minggu ini dan akan mengembangkan asosiasi ini ke seluruh propinsi dan kabupaten/kota yang ada sawitnya. Dari Kalbar borneo untuk Indonesia,” ujar Agus Setiadi, inisiator dan ketua ASPESI. Bahkan kita juga akan membentuk asosiasi ini sampai di tingkat desa/kampung biar ASPESI ini benar-benar merakyat dan mengakar ke bawah. Pada kesempatan ini saya juga mengajak kawan-kawan akademisi, praktisi, lawyer, dan pengamat untuk bergabung sehingga asosiasi ini akan semakin tajam baik dalam hal analisa, narasi/kajian, advokasi dan pergerakan di lapangan,” ungkap Tokoh Muda Kalbar berdarah Sanggau ini. (**/amad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed