by

Dikeluarkan Dari IDI, Dokter Terawan Vaksinasi Nusantara Luhut Binsar Pandjaitan

Jakarta, Media Kalbar

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan melakukan vaksinasi dengan Vaksin Nusantara yang digagas Mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto.

Dalam video yang diterima Askara, Luhut diambil sampel darahnya oleh dokter Terawan untuk kemudian diolah dan dikenalkan dengan varian Covid-19.

Diperkirakan Luhut akan selesai menjalani proses vaksinasi dengan Vaksin Nusantara pada pekan depan.

Dalam videonya, Luhut mengatakan, seharusnya Indonesia bangga dengan temuan anak bangsa.

“Kita kenapa sih nggak bangga dengan temuan anak bangsa. Terlalu berpikir negatif. Kita cobain aja, saya coba nih,” ujar Luhut dalam video yang diterima Askara, Senin (4/4).

Dikatakan Luhut, dia sempat bertanya dengan beberapa dokter yang menyatakan bahwa apa yang dilakukan dokter Terawan sangat bagus.

“Kita buanglah pikiran-pikiran yang negatif terhadap anak bangsa sendiri. Saya pikir banyak karya-karyanya, ya kita hargai apa mesti dari luar semua, kan tidak,” kata Luhut.

Terkait metode Digital Subtraction Angiography (DSA) atau yang dikenal dengan metode ‘cuci otak’ yang dilakukan dokter Terawan, kata Luhut, telah menyelamatkan puluhan ribu orang. Luhut pun mengakui sudah melakukan DSA dan hasilnya sangat baik.

“Yang dilakukan misalnya DSA itu lebih dari 40 ribu orang yang mengalami pertolongan dari metode itu. Jadi kita harus syukurin, saya sudah DSA juga dan saya ngalamin manfaatnya. Sekarang ini saya coba yang (Vaksin Nusantara),” ungkapnya.

Para dokter, khususnya dokter Terawan, tambah Luhut, sudah tentu telah melakukan riset terkait metode DSA dan Vaksin Nusantara.

“Saya tanya kepala rumah sakit RSPAD bahwa ini nanti bikin jadi alkes atau apapun namanya apalah sebuah nama yang penting menurut saya bermanfaat nggak, kalau bermanfaat mari kita sama-sama dukung karya anak bangsa kita,” pungkasnya. (**/mk)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed