by

SDN 43 Pondok Harapan Kita Jadi Korban Pencurian

Kubu Raya, Media Kalbar

Pada Hari Sabtu, 27 Januari 2024, SDN 43 Jalan TPI Pondok Harapan Kita,Rt.008 /Rw..006Desa Rengas Kapuas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kuburaya, Provinsi Kalimantan Barat, menjadi korban insiden pencurian.Kejadian ini diperkirakan terjadi Sabtu (27/1/2024), subuh hari ketika sekolah sedang kosong.

Diguga maling lewat Maling berhasil menjebol jendela depan masuk utama, mengacak acak ruang kepala sekolah, dan ruang guru. Pelaku berhasil menggondol satu unit laptop kamera serta beberapa barang berharga lainnya yang sangat penting untuk kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut.

Kepala Sekolah SDN 43, Bapak Subiyantoro S P d. M m, mengungkapkan bahwa kejadian ini terungkap setelah mendapatkan informasi dari ketua RT sekitar jam lima pagi., “Katanya.

Menurut keterangan Dua saksi yang menyaksikan kejadian misterius di sekitar sekolah SDN. 43 tersebut .dari salah satu saksi,yang suaminya sedang dalam perjalanan ke masjid, pertama kali menyadari adanya aktivitas mencurigakan di sekolah tersebut.

“Saat dimasjid sedang zikir,terdengar ada suara klete-kletek yang mencurigakan,” ungkap salah satu saksi. Meskipun awalnya mengira itu adalah suara kucing, mereka kemudian menemukan bahwa suara tersebut berasal dari area sekolah di sebelah rumah mereka.

“Saya pikir itu suara kucing, jadi saya ngintip dari jendela,” tambah saksi. Namun, setelah melihat orden sekolah bergerak, mereka curiga bahwa itu bukan kucing biasa yang terperangkap.

“Saya pindah ke jendela luar untuk melihat lebih jelas, dan suaranya semakin besar,” kata saksi. Dengan hati-hati, dia membuka gorden untuk mengintip. “Suaranya begitu besar dan jendela sekolah beguyuk-guyuk,saya bingung harus berbuat apa karena saya tinggal sendiri.”ucapnya.

Ketakutan semangkin melanda, saksi tersebut memutuskan untuk tidak membuka pintu dan memanggil nenek yang berada di samping rumahnya. “Nenek itu pun keluar, dia mendengar suara tabung gas dan suara dua orang berbicara, meskipun tidak melihat siapa pun di sana,” jelasnya.

“Namun dia mendengar suara tabung gas jatuh, saya teriak, suami saya kata nenek tersebut untuk mengambil parang,” ucap saksi dengan nada tegang. Saat mereka mencoba mencari sumber suara, mereka melihat ada tangan di pagar sekolah yang berusaha melompat pagar sekolah.”terangnya
“Saya teriak lagi,tapi orang itu tidak jadi melompat pagar dan menghilang seketika,” tambahnya.

Sementara anggota Polsek Sungai Kakap di bawah pimpinan Kapolsek Sungai akakap. Apolres akubu Raya Ipda Freddy SH, M.H, langsung merespons laporan dari kepala sekolah SDN 43. Mereka lansunh melakukan olah TKP untuk mengumpulkan bukti dan informasi terkait kejadian tersebut.,”Katanya.

Kapolsek Sungai Kakap Ipda Freddy SH, M.H menyampaikan terima kasih kepada warga dan kepala sekolah atas respons cepat dalam melaporkan dugaan tindak pidana pencurian. Saat ini, polisi masih melakukan identifikasi terhadap kerugian yang dialami sekolah, termasuk keberadaan laptop kamera yang diduga dicuri oleh pelaku pada saat kejadian., “Pungkasnya.(Mk/Ismail)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed