by

Akibat di makan usia Pintu Air Jebol, Perekonomian Petani Lumpuh

Kubu Raya, Media Kalbar

–Para petani di Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, meminta pemerintah untuk memperbaiki Pintu air(Pintu klep)pintu pencegah air laut pasang.

Hal tersebut bertujuan untuk mencegah air laut membanjiri sawah dan kebun milik warga yang berpotensi menyebabkan gagal panen.

Agusni Bujang Ketua Rt 4 RW.6 Dusun merpati Desa Sungai Kakap dan juga dia selaku ketua Gapoktan Mitra Merpati di dampingi Karni ketua kelompok perlindungan tanaman Gapoktan Mitra merpati Desa Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya,

dia mengatakan,jika pasang laut semakin tinggi,maka menyebabkan air laut masuk ke persawahan dan perkebunan warga.”Tolong pintu Air(Pintu klep) pintu pencegah air laut pasang itu diperhatikan dan diperbaiki agar air asin tak masuk ke saluran persawahan dan kebun warga,”kata Agusni Bujang,yang di dampingi Karni saat di temui di Lokasi Pintu Air(Pintu Kle)beberapa waktu lalau.

“Menurut dia,meskipun pintu pencegah air laut itu sudah Empat tahun dan sudah seringkali di usulkan,namun pintu klepnya tidak kunjung diperbaiki,air laut tetap masuk juga.Ini bisa merusak area persawahan.

Lebih lanjut Agusni Bujang Ketua RT.4 RW.6 dia memaparakan pintu Klip ini sudah Empat tahun jadi semenjak Pintu klip ini jebol memang kami merasa masyarakat ini bukan lagi mengharapkan kembali nya perbaikan pintu klip ini
tetapi memang betul betul masalah Ekonomi.”Paparnya.

“Terutama masalah pertanian,terus masalah banjir bisa di bilang setiap satu tahun itu kami Empat bulan kebanjiran bukan hanya di sini tetapi juga mencakup 2 Desa Sungai Kakap dan Desa Sungai Belidak jadi itu Dusun merpati dan Desa Sungai Belidak yang berdampak kebanjiran ini.”Katnya.

Jadi sampai sekarang kami masih mengharapkan bantuan dari pemerintah untuk memperbaiki pintu klip ini dan itu kami masyarakat sangat merasa di rugikan sekali dengan adanya jebol pintu klip ini dan ini juga saya selaku ketua Gapoktan kami memang merasa selama Empat tahun ini petani mati tidak ada sama sekali pun penghasilan.karena setiap kami bertani datang nya air langsung padi nya mati jadi coba liat setiap air pasang kami hampir setiap waktu kebanjiran.”Ujarnya.

“Saya mohon kepada Bapak bapak yang ada di atas di sana tolong lah perhatikan kami ini bukan hanya menyangkut satu atau dua orang korban tetapi sudah ribuan orang yang dampak air ini sama sekali menutup hampir menutup rezeki dari pertanian,perkebunan dan tentu rumah rumah kami yang selalu acap.

“Jadi saya mohon sekali lagi kepada Bapak bapak di sana khusus nya Bupati,Gubernur yaitu Bapak muda Mahendra,Bapak Sutarmidji tolong lah kami,kami selalu memohon dan sering membahas masalah ini tetapi di bilang hanya dana yang belum cukup

” Iya kami masih bersabar selama 4Empat tahun ini tetapi kami mengharapkan tahun ini bantulah kami tolonglah kami selaku masyarakat kecil ini yang tentu kami mengharapkan masa depan kami lebih baik dari pada biasa jadi mudah mudahan keluhan dan harapan kami ini di dengar dan di perhatikan,”Harapnya.

“Tolong lah bila perlu turun ke sini lihat langsung jangan hanya mendengar berita mendengar kabar dan tentu itu tidak baik itu kami selaku masyarakat mengharapkan karena kami juga di libatkan dalam banyak hal yaitu mungkin kami juga membantu di pemilihan Bupati,Gubernur tentu kami ada memberikan suatu suara dan inilah saatnya kami harapkan di bantu,saya kira hanya itu mudah mudahan di dengar dan di bantu di kabulkan permintaan kami ini saya ucapkan ribuan terimakasih.”Harapnya

Sementara Kepala Desa Sungai Kakap Syarif Said saat di temui sejumlah wartawan usai mengikuti Musrembang Tingakat kecamatan beberapa waktu lalau dia menambahkan,mudah mudahan dengan hasil Musrembang tingkat kecamatan hari ini hasil koordinasi ini Bisa membawakan koordinasi dan betul betul dapat membawa perubahan di daerah desa kami supaya pemanfaatan pembangunan di desa kami.”Katanya.

“Pembangunan ini memang terkendala oleh anggaran Kabupaten ini harapan kami supaya pembangunan ini setelah terlepas dari pada masalah covid ini bahwa pembangunan di kubu raya ini lebih meningkat lagi program nya di desa menjadi suatu program prioritas di daerah kami.

“Nah di singgung mengenai program pembangunan yang masih di keluhkan warganya di mengatakan banyak terutama banyak jalan dan jembatan yang perlu di bantu lagi di tingkat kan lagi kedua lebih prioritas lagi kepada pintu air yang banyak rusak itu yang perlu lagi kami tingkatkan.”Tandasnya.(Tim/MK)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed