by

Pembentukan Rumah Singgah, Pria Harapkan Kolaborasi Pemda, Bapas dan Pokmas Lipas

Pontianak, Media Kalbar – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat, Pria Wibawa, membuka secara resmi kegiatan Rapat Koordinasi Pembentukan Rumah Singgah Wilayah Kalimantan Barat yang dilaksanakan pada Kamis (16/06) di Hotel Mercure. Turut hadir pada kegiatan Kepala Divisi Pemasyarakatan, Ika Yusanti, Kepala BNN Kota Pontianak, jajaran Pemerintah Daerah Propinsi Kalimantan Barat, jajaran Pemerintah Kota Pontianak, para Sub Koordinator dan Pejabat Pengawas di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat, para Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di wilayah Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat, serta Perwakilan anggota Pokmas Lipas Bapas Kelas II Pontianak.

Dalam sambutannya Pria mengatakan bahwa ini merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan bagi Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat menjadi salah satu dari 7 wilayah piloting untuk kegiatan prioritas nasional pemberdayaan masyarakat tahun 2022, yang pada tahun ini mengusung program pembentukan Rumah Singgah “Griya Abhipraya”.

Tahun 2020 yang lalu Pokmas Lipas telah dibentuk dan dikukuhkan, dengan harapan dapat menjadi cikal bakal dan wadah bagi upaya peningkatan keterlibatan masyarakat dalam penyelenggaraan pemasyarakatan sebagai upaya penerapan keadilan restoratif yang saat ini sedang digaungkan dan menjadi paradigma pemidanaan di dunia. Penerapan pendekatan Keadilan Restoratif dalam sistem peradilan pidana di Indonesia merupakan salah satu kebijakan strategis yang dimuat dalam RPJMN 2020-2024 khususnya bidang pembangunan hukum.

Pemasyarakatan memiliki tanggung jawab dalam mendukung keberhasilan pembangunan bidang hukum di maksud, khususnya terkait dengan pelibatan dan pemberdayaan masyarakat dalam pelaksanaan keadilan restoratif. Masyarakat menjadi salah satu elemen penting yang dapat mendukung keberhasilan Pemasyarakatan mencapai tujuannya yaitu reintegrasi sosial, pemulihan kesatuan hubungan hidup, kehidupan dan penghidupan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan.

“Saya harap melalui kegiatan rakor ini, dapat menjadi wadah sekaligus sarana dalam menggali dan menciptakan peluang – peluang kolaborasi, terutama antara Pemda, Bapas dan Pokmas Lipas yang kedepannya dapat menjadi pemantik bagi keterlibatan institusi pemerintah lainnya untuk berkolaborasi dan mengembangkan jejaring kerja melalui Rumah Singgah Griya Abhipraya agar pemberdayaan yang dilakukan Pokmas Lipas makin berdaya dan bersinergi dengan program yang diusung pemerintah,” ungkap Pria.

Pria menyampaikan ucapan terima kasih kepada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, yang telah memberikan kepercayaan kepada Kalimantan Barat untuk menjadi wilayah piloting Pembentukan Rumah Singgah Tahun 2022. Pria memberikan apresiasi dan penghargaan kepada pemerintah daerah, khususnya Provinsi Kalimantan Barat dan Kota Pontianak yang telah berkenan hadir untuk mewujudkan sinergitas dan kolaborasi dalam penyelenggaraan Pemasyarakatan. Karena bagaimanapun juga, WBP merupakan warga masyarakat, yang juga menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah. Pria juga berterima kasih kepada Pokmas Lipas, yang telah menjalin kerjasama dengan Bapas di wilayah Kalimantan Barat, khususnya dengan Bapas Kelas II Pontianak

Tak lupa Pria juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada jajaran di Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Kalimantan Barat, atas kerja kerasnya dalam menjalankan tugas dan fungsi yang diemban dengan penuh integritas dan rasa tanggung jawab. (**/amad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed